|
Pembangunan
Sektor Kesehatan Nasional diarahkan untuk meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat yang optimal, meningkatkan gizi, membudayakan
sikap hidup bersih dan sehat serta meningkatkan mutu dan
kemudahan pelayanan kesehatan yang harus makin terjangkau
oleh seluruh masyarakat. Arahan ini mencakup bidang kesehatan
gigi, bahwa upaya kesehatan gigi dan mulut dilaksanakan
dengan memacu meningkatkan kemandirian masyarakat untuk
menolong dirinya sendiri dalam memelihara kesehatan gigi.
Hal ini diupayakan melalui usaha-usaha promotif dan preventif
yang perlu dilakukan sedini mungkin.
Hingga
saat ini porsi terbesar penyakit gigi dan mulut adalah gigi
berlubang (karies gigi) kemudian disusul dengan penyakit
peridontal (jaringan pendukung gigi). Berdasarkan survey
(1993) yang dilakukan pada anak-anak menunjukan bahwa 70
% menderita karies gigi dan Gingivitis (peradangan gusi).
Untuk menurunkan jumlah tersebut tidak hanya diperlukan
tindakan pengobatan namun yang lebih penting adalah perlunya
dilakukan tindakan pencegahan (preventif) dan usaha promotif
terutama bagi anak-anak.
Melalui
pelayanan preventive dan promotif yang terutama ditujukan
kepada anak-anak inilah dibangun pola kebiasaan memelihara
kesehatan mulut diri, perlindungan terhadap karies melalui
pemberian Flour (Koch dan Lindle), deteksi dini penyakit
gigi dan mulut serta perlindungan spesifik lainnya.
|